marco!March 13th Male Jakarta
Marco Anjasmoro
Started with one Western name,
ended with a Javanese one,
in a complete oriental package.
Don't ask.
Loves :
evening chat in a chill lounge,
a pack of cigarette over coffee,
lazy Sundays on comfy bed,
clubs on Fridays or Saturdays,
blogs,
reality TVs,
midnight snacks,
movies on Mondays,
torn up jeans+sneakers,
my iTunes playlist,
Katherine McPhee
|
 |
Saturday, October 27, 2007
kompetisi dansa bombastis abad ini
Hmm. Ada yang lihat kompetisi dansa bombastis Indonesia abad ini hari Minggu lalu? Aduh. Sebenernya kegatalan ingin berkomentar ini sudah diderita KRONIS sejak saya pergi tidur di malam yang sama. Tapi kerusuhan kerjaan di kantor PLUS sakit gigi akut yang saya derita seminggu ini keliatannya sukses bikin saya lupa sama kegatalan ini.
TAPI malam ini kegatalan itu muncul lagi.
Jadi gini. Ini perasaan saya aja, atau memang episode malam itu terasa begitu MENGERIKAN ya? Kejutan pertama terjadi waktu saya secara nggak sengaja pasang channel ini. DAN, yang terpaksa sekali saya liat detik itu adalah Lucky Wija dan pasangannya yang namanya entah siapa itu, melakukan 2 hal fatal ini : 1. Berdansa diiringi lagu KUCING GARONG. Okeee, mari coba kita samakan persepsi dulu sebentar di sini. Di pikiran saya, hanya SATU pelaku yang bisa saya bayangkan berjoget dengan iringan lagu ini, yaitu segerombolan mas-mas TNI di peringatan HUT organisasinya yang ke sekian ratus tahun. Mohon maaf lho, kalo di antara temen-temen ada yang TNI dan pernah melakukan dosa yang sama. Tenang, kalian masih [sedikit] lebih waras karena tidak melakukan hal fatal kedua, yaituuu : 2. Menggunakan KOSTUM KUCING. Yes, dear. Nggak, saya nggak salah lihat. Yang laki motifnya loreng-loreng oranye [yang juga menurut saya itu sebenernya adalah motif HARIMAU, by the way], yang perempuan totol-totol putih.
[menganga] Oh, sedikit tambahan untuk menutup kejutan pertama ini dengan manis. MUNGKIN dengan tujuan agar program ini bisa dinikmati kaum EKSPATRIAT, hostnya dengan sukses MENERJEMAHKAN judul lagu pengiring ini ke bahasa internasional : CRIMINAL CAT.
............. I rest my case. Daftar dosa saya masih panjang nih soalnya.
Kejutan kedua, datang dari komentator yang sudah menjadi idola kita semua, Mbak Venna Melinda. Oh tidak, kejutannya bukan di kostumnya malam itu. Si mbak justru tampil memikat dengan setelan penutup kepala dan gaun tertutupnya. Yang sedikit tak terlupakan adalah KOMENTARNYA terhadap satu pasang peserta : "Kok saya lihat malam ini pakaian kalian nggak matching ya?"
............. Eh haaai. Kalau komentar ini keluar dari seorang Nicole Kidman yang selalu ditunggu setiap Red Carpet, saya nggak akan heran. Tapi...ummmm, kalo ini keluar dari seseorang yang kehadirannya justru lebih sering di blog ini, dibanding di sinetron masa kini, rasanya penting untuk meminta klarifikasi : ..anu, kira-kira yang matching menurut mbak seperti apa ya? oh, mungkin seperti INI ya??'

[diambil dengan mengacungkan dua jempol dari blog ini]
DAAAAN, kejutan ketiga yang melengkapi semua malapetaka ini adalah komentator terakhir yang duduk manis di ujung kanan. The one and only, ANNISA BAHAR, yang tentu saja agak sulit untuk mendapatkan citra 'beradab' dalam setiap penampilannya. Terbukti, dalam acara malam itu beliau merasa penting untuk berpartisipasi (karena sudah dibayar tentunya) dengan melakukan manuver-manuver berikut : 1. berteriak 'LO OKE BAANGEEEEEETTT' ke Mario Lawalata dengan kekuatan suara yang hanya bisa disaingi oleh teriakan copet pasar induk oleh sang copet sendiri. 2. bercanda genit sama Om Pong : 'om, nomer telponnya berapa' di depan Ibu Pong.
... SUDAH YA. Tiga itu saja cukup. Bobo dulu ya. Mendadak pening...
Posted at 03:39 am by marco!
 |  |  | annisa bahar wannabe October 31, 2007 10:12 PM PDT
duh... ani jadi gak enak nih bung marco. ani minta maaf kalau penampilan ani kurang enak dipandang mata.
eh bung, nomer teleponnya berapa?
salam kompak,
annisa bahar wannabe
HAUAHAUHAUHUAHAUAKHAAHKKKK! |  |
  |  |  | marco October 30, 2007 11:44 AM PDT
BWAHAHAHA!
Ahhh..senangnya punya teman-teman yang sangat mendukung niat saya menciptakan kedamaian di bumi. huehehehe.. |  |
  |  |  | heRRu October 30, 2007 06:36 AM PDT
najis emang episode itu, gw mo berak rasanya tiap denger komen anisa bahar |  |
  |  |  | calon artis October 29, 2007 12:05 AM PDT
PUS.. parah bener ahahhaha.. kenapa ketiga pilihan lo itu benar2 JEMPOL ya? canggih! |  |
  |  |  | marco October 28, 2007 01:33 AM PDT
Beth : pinjem iket kepala mbak venna? aduh, belum siap populer di whodoyouthinkheare euy! hehe
Mitra : wakakaka! liat juga kemaren? buat gue sih juaranya tetep berdansa dengan kostum kucing... miaow. hehehehe... |  |
  |  |  | mitra w October 27, 2007 09:13 PM PDT
diantara semua kegilaan tersebut, yg paling menjijikan adalah ...
"bercanda genit sama Om Pong : 'om, nomer telponnya berapa' di depan Ibu Pong"
ya ampun...
|  |
  |  |  | Ibeth October 27, 2007 04:49 PM PDT
Pening ya? pinjem iket kepalanya mbak venna dong ;) dijamin situ jadi sinting :D |  |
|