marco!
March 13th
Male
Jakarta


Marco Anjasmoro
Started with one Western name,
ended with a Javanese one,
in a complete oriental package.
Don't ask.


Loves :
evening chat in a chill lounge,
a pack of cigarette over coffee,
lazy Sundays on comfy bed,
clubs on Fridays or Saturdays,
blogs,
reality TVs,
midnight snacks,
movies on Mondays,
torn up jeans+sneakers,
my iTunes playlist,
Katherine McPhee



   

<< November 2007 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30



Days that are over will not continue to last,
if you try to construct the past..

[Sondre Lerche]

GoStats web counter
GoStats web counter


www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos from marcopunya. Make your own badge here.





Personal Files

Friendster
Multiply
Previous Blog


Buddies' Blogs

Miund
Indra Febriansyah
Buhpi
Neng Manik
Saphira
Sacha
Meinyana
Pandji
Neng Lita
Baba Jessy
Odeledo
Dhank Ari
Barrie
Sekar
Anantya


Blog-Buddies

Cha
Marzland
Dody
Nien
Tyka
Sandy


Next Agenda

Java Jazz Festival 2008
Jakarta Convention Center
March 7-9, 2008




If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Thursday, November 22, 2007
do people change, or they just adapt?


Ada hal buruk yang menghantui hidup saya dari kemaren.
Bentuknya tidak dalam wujud suster yang gelorotan di lantai atau neneng-neneng berpunggung bolong, tapi justru seorang gadis biasa yang notabene adalah mantan rekan kerja di kantor lama. Masalahnya cuman satu. Nggak ada yang bisa kerja sama dia, dan Desember nanti dia resmi terdaftar di kantor saya.

Poin gawat bertambah melihat adanya kemungkinan saya harus bekerja sama dia.
Sial.

Sekarang saya lagi menghitung hari menyongsong Desember.
Untuk mengisi hari-hari bahagia terakhir ini, saya pun mengambil inisiatif untuk mengucapkan selamat ke temen-temen saya yang mau-tidak-mau harus bekerja sama di tim yang sama dengan dia. Efek yang ditimbulkan cukup dahsyat sih, secara saya tidak bisa tidak menceritakannya dengan sedikit bumbu penyedap.
Tapi bukan berarti saya melakukan pencemaran nama baik ya. Catat.
Lha wong namanya pada dasarnya sudah tidak baik kok. Saya kan hanya menyempurnakan. Hakhakhak.

Anyway. Kondisi geger [bukan nama band] kantor ini sempet bikin saya jadi terlihat sebagai orang paling jahat sedunia; terutama bagi mereka yang memang belum merasakan asoynya bekerja sama dengan gadis ini. Salah satu kalimat unggulan yang sering dilempar ke saya adalah : 'Udahlah Co, people change.'

Which leads me to one of the serious question I've ever asked in the history of blog-writing : MASA SIH?
Sampai saat ini sih saya masih berpegang pada prinsip : people don't change, they just adapt. Jadi mau kayak gimana pun, orang tidak akan berubah. Kalaupun terlihat seperti berubah, itu karena mereka beradaptasi dengan lingkungannya. Di luar itu, ya tetep begitu adanya. Termasuk si gadis yang lagi saya bicarain ini dengan work ethic-nya.

Nah nah.
Coba deh bantu temennya sedikit disini.
Mungkin ada argumen lain soal filosofi 'people do change' VS 'people just adapt' ini.
Nggak perlu ngeri berargumen sama saya kok. Saya nggak akan otomatis memvonis kalian air head seperti layaknya gadis ini. Hehehehehehehe.


Saudari Miund barangkali, yang juga pernah menikmati bekerja bersama gadis ini?
Saya tau kamu gatal di ujung sana. Hakhakhak.

Posted at 11:54 pm by marco!

miund
December 9, 2007   01:16 PM PST
 
wah betul co, saking sayangnya, gue juga AMAT CARE DEEPLY PADA CALON REKAN KERJA LO ITU! AHAHAKHAKHAK!

eh selamet ya katanya besok doi masup? yumarii... tantangin main capsa deh mungkin bisa mengencerkan otak mahluk itu walau agak kecil kemungkinannya... HAHAUHAUAHUHAU!
tyka
December 5, 2007   11:07 AM PST
 
to herru: NAPSU yang begimaneh ini ceritanye bang?? jangan2 situ aja yang ngelamunista mulu ttg dia...hehehe...
marco
November 26, 2007   06:10 PM PST
 
herr, coba kasih inisialnya deh.
jangan2 kita mengacu ke orang yang sama, secara [kalo gak salah] mbak-mbak yang gue maksud ini diimpor langsung dari surabaya. :)

tyk, jadi maksudnya gue mengubah cara berpikir gue tentang dia? wah...agak susah itu... citranya kadung buruk euy hehehe..

und, gue tau lo sayang banget sama mbak-mbak itu. BWAHAHAHAHAAHAHAA!
ndutyke
November 26, 2007   04:49 PM PST
 
cant wait to hear the welcoming-party deh... haihaihaiahi...

ummmm....
people can only do adaptation deh, kalo kudu 'change'... hmm.. susye ye kayaknya?

ada orang bijak yg bilang begini nih co:
if you dont like something, change it. if you cant change it, then change the way you think about it.
miund
November 25, 2007   12:35 PM PST
 
people change, gue setuju co.

but in this case, change towards degradation is more like it.

plis deh, situ jangan mancing-mancing. ntar sini bongkar namanya loh.

HAHAKAHKAHKAHAKHAKHAK!

anjing banget ya tu anak. eh gosip, induknya juga ciao tralala tuh katanya. lengkapnya gue blom tau sih. tapi biasanya kan gitu. cabut kepalanya, buntutnya latah. parah. kaya orde baru aja.
herru
November 24, 2007   12:13 AM PST
 
karena gue pengalaman punya teman kerja yang ujubilah najis, orang yang dasarnya pikasebeleun, gak bisa berubah gak bisa adapt, emang terlahir untuk bikin napsu orang lain :P
marco
November 23, 2007   06:37 PM PST
 
Yesss! 2 orang setuju teori people adapt. Ada lagi yang mau komen?

Cung, agak jorse ya penganalogian lo..seputar BOROK dan UPIL aja gitu. mbok ya kebiasaan sehari-harinya dikekang sedikit toh di dunia maya ini. kekekekek.
YouKnowWho
November 23, 2007   02:57 PM PST
 
Hore.. PERTAMAX *plak!*

Co..co.. People never change, they adapt just like u said. Menurut gw gak ada yg bisa 100 persen berubah, mereka hanya beradaptasi, menyesuaikan ke hal yg lebih baik tentunya.

Kalo blh diumpamakan, borok aja meninggalkan bekas di kulit, maka manusia jg demikian. Mereka pasti akan tetap membawa bad habit lamanya. Uhmm.. ngupil contohnya. Hiahaihai
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry